![]() |
| Ilustrasi by ceritazha.blogspot.com |
Banyak yang bilang bahwa bahagia kita yang menciptakan sendiri, bukan bergantung kepada orang lain. Ya, pernyataan itu ada benarnya. Namun, kalau versiku, bahagia itu kita yang usahakan, penentunya adalah Allah.
Allah itu Maha Mengetahui apa saja yang baik dan tidak baik untuk kita. Dia juga tahu apa yang akan membuat kita bahagia. Dia jauh lebih tahu kita dibanding diri kita sendiri.
Lalu, bagaimana kita bisa menjalani hidup bahagia dengan baik?
Setelah banyak mengamati orang di sekitar dan tentunya juga diri sendiri, maka ada beberapa hal yang membuat kita bisa menjalani hidup bahagia dengan baik.
Baca juga 6 Rekomendasi Kegiatan Pengisi Libur Panjang Anak. No. 5 Tidak Butuh Pengeluaran Banyak, lho
Banyak-banyak Bersyukur
Poin paling penting. Setelah bertahun-tahun merenungi segala macam peristiwa dalam hidupku, akhirnya menemukan pola bahwa bersyukur dulu, bahagia kemudian.
Meskipun dilanda ujian hidup berupa kesulitan, kita harus bisa mencari celah untuk disyukuri. Kenapa? Dengan mensyukuri celah kecil dari sebuah kesulitan, beban yang kita tanggung akan terasa lebih ringan. Enggak percaya? Cobain dulu.
Tahu Sumber Kebahagiaan Diri Sendiri
Poin paling penting kedua. Tentu saja setelah memperbanyak rasa syukur, kita harus tahu dulu asal sumber kebahagiaan kita. Misalnya saja dari mengerjakan hobi dan passion.
Ciri aktifitas yang menjadi sumber bahagia: biasanya bisa sampai lupa waktu dan tidak merasa lelah kalau sudah mengerjakan. Mata pun berbinar-binar saat mengerjakan dan saat menceritakan kepada orang lain.
Meyakini Rumput Tetangga Tidak Lebih Hijau daripada Rumput Sendiri
Pernah mengamati rumput hias di halaman rumah? Apakah dari atas sampai bawah dan sampai ke dalamnya sudah pasti hijau semua? Tidak, kan?
Nah, akupun berkeyakinan demikian. Mungkin dari atasnya saja memang hijau, menarik sekali selama mata memandang. Namun, aku yakin ada satu dua di dalamnya yang sudah tua, menguning, atau bahkan sudah membusuk.
Seperti itulah kehidupan orang sekitar kita. Mungkin tampak sangat bahagia dan harmonis di mata kita. Apalagi kalau sudah diunggah ke sosial media. Namun, kuyakini bahwa mereka juga mempunyai ujian hidup sendiri tanpa kita ketahui.
Jadi, tidak perlu melihat terlalu silau kepada tetangga atau orang lain. Sepakat?
Jangan Terlalu Kepo
Sudah tahu apa itu kepo, kan?
Yes, betul sekali. Rasa ingin tahu yang terus menerus pada urusan orang lain. Sebaiknya dihindari karena dari kepo akan menimbulkan rasa iri dengki. Lebih lanjut bisa membuat kita terus membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Akibatnya? Hati kita tidak akan tenang dan kesehatan mental pun akan terganggu.
Bagaimana? Sudah ada yang pernah melakukan trik-trik di atas?
Entah sudah berapa tahun aku melakukannya. Dan hasilnya memang benar, aku bisa menjalani hidup bahagia dari hati. Bukan hanya di mulut saja.
Untuk kalian, selamat mencoba.







