Selasa, 29 Maret 2022

Tahap Kepompong - Day 5

 


Masa-masa haid hari pertama itu selama berada dalam tantangan 30 hari rasanya menjadi hari yang jauh lebih menantang. Emosi saya gampang sekali terpancing, sedangkan untuk menulis jurnal emosi kadang saya hanya mencuri-curi waktu.

Bersyukur dengan zikir pagi petang dan setelah salat fardlu selalu bisa menenangkan hati. Jadi,tidak terlalu meledak si emosi.





Senin, 28 Maret 2022

Tahap Kepompong - Day 4



Hari ini berasa lumayan agak berat karena sedang berjauhan dengan suami. Jadi, harus handle semua tanggung jawab di rumah. 


Mengontrol emosi pun juga lumayan kewalahan karena remnya sedang tidak ada di dekat saya. Ditambah lagi badan rasanya pegal semua karena sudah mendekati hari haid. Sempurna sekali ujian hari ke-4 kali ini dalam melatih emosi.




Ah, iya hampir saja lupa dengan tantangan untuk puasa. Yak, satu minggu ini saya menjalankan puasa bukan sembarang puasa. Bukan puasa makan dan minum, tapi puasa dari aktifitas yang unfaedah dimana biasanya menjadi pengacau pekerjaan yang benar-bemar penting.





Minggu, 27 Maret 2022

Tahap Kepompong - Day 3

 


Saya kira di hari ke-3 ini sudah akan menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan emosi negatif. Ah, ternyata belum saatnya. Masih stuck di badge satisfaction. Bersyukur bukan kemunduran yang terjadi.

Hari yang lumayan sibuk, sampai tidak sempat mengurai emosi dengan menuliskannya. Hanya bisa menghalau emosi negatif dengan zikir. Alhamdulillah nada tingginya tidak setinggi langit ketika anak ribut bertengkar.





Sabtu, 26 Maret 2022

Tahap Kepompong - Hari ke-2

 


Hari kedua melatih ilmu alhamdulillah lebih lancar dibandingkan dengan kemarin. Hanya ada sedikit rasa kesal pagi tadi. Selanjutnya sepanjang hari rasanya tenang, damai karena berada di rumah sendirian. Anak-anak pergi latihan memanah kemudian main ke rumah temannya. 

Ternyata kesendirian dan kesepian adalah dua hal yang mampu memenuhi energi saya kembali. Selain zikir yang masih saya latih rutinkan tanpa bolong.







Jumat, 25 Maret 2022

Tahap Kepompong - Day 1

 


Huwaaaah ... Senangnya akhirnya langkah perjuangan ini sampai di tahap selanjutnya, yaitu latih ilmunya. Akhirnyaaa...

Tahap sebelum ini, bukan terlewati tanpa rintangan. Justru harus berjuang keras melawan ketidak nyamanan selama 8 pekan. Makanya pengin sekali secepatnya selesai dan berganti tahapan.hehe ...

Bukan tahapan kali ini lebih mudah. Tentu bukan. Namun, setidaknya hawa baru mungkin membawa ke zona nyaman kembali.

Di zona latih ilmunya ini sebenarnya juga tantangan yang luar biasa. Namun, lebih terasa nyaman untuk menjalani. Ya walaupun di hari pertama ini belum sepenuhnya ilmu itu berhasil dilatih karena alasan ini dan itu.

Selama 30 hari ke depan, ada 2 ilmu yang saya ingin latih dan rutinkan. Semoga besok dan seterusnya bisa menjadi sebuah kebiasaan baik di kehidupan sehari-hari.






Kamis, 17 Maret 2022

Tahap Ulat Pekan 8 - My Buddy, My Support System

 


Wohooooo...sampailah akhirnya dipenghujung pekan tahap ulat ini yang penuh dengan tantangan mengejutkan. Memang benar segala sesuatu butuh proses. Proses itu butuh perjuangan. Perjuangan yang tidak salamanya mulus. Selalu ada tanjakan, kerikil,bahkan duri yang harus dihadapi, bukan dihindari. Seperti tantangan pekan terakhir ditahap ini yang prosesnya luar biasa. Bisa dibilang bersakit-sakit dahulu, berbahagia kemudian karena akhirnya bertemu buddy. Yeeyyyyy...

Cerita bagaimana saya menemukan buddy, bisa dibaca di sin








Bukan hanya menemukan buddy,tapi juga alangkah baiknya memberikan bekal untuk perjalanan panjang dikemudian hari. Inilah bekal yang dia minta untuk mengahadapi tantangan selanjutnya


















Kamis, 10 Maret 2022

Tahap Ulat Pekan 7 - Merefleksi Kegiatan Belajarku

 


Merefleksi Kegiatan Belajarku

Huyeeee...akhirnya sampai di pekan ke-7 walau dengan langkah yang rasanya semakin tertatih, tapi mengandung keseruan yang luar biasa selama perjalanan memakan di kebun apel.


Setelah kegiatan makan lagi dan lagi di pekan lalu, saatnya sekarang merefleksi makanan yang sudah masuk ke perut. Termasuk camilan juga. Lalu melihat kebelakang lagi pada peta belajar sederhana yang sudah dibuat diawal perjalanan. 


Ada banyak makanan yang saya dapat baik di kebun apel maupun dari luar kebun. Banyak bentuk penyajian makanan yang membuat saya harus bisa beradaptasi dengan cepat untuk bisa menikmati makanannya, walau ada rasa kurang nyaman dengan penyajian tersebut.






Melirik kembali peta belajar, tema besar yang saya ambil ada 3, yaitu tentang emosi, inner child, dan self healing. 


Pada tema emosi saya sudah memakan tentang:

  1. Asal muasal emosi

  2. Serba serbi emosi

  3. Mengelola emosi negatif

  4. Manjemen emosi dengan reales

  5. Mengelola emosi untuk seorang ibu


Untuk tema innerchild, yang sudah saya makan:

  1. Mengatasi trauma anak dengan teknik innerchild dan terapi dzikir

  2. Pengaruh trauma masa kecil untuk masa dewasa


Kemudian untuk self healing makanan yang sudah masuk:

  1. Self healing pada aktivitas sehari-hari

  2. Self healing dengan teknik SEFT

  3. Self healing dengan teknik ho'oponopono

  4. Self healing dengan teknik free writing

  5. Self love


Sebenarnya rasa ingin tahu saya masih besar tentang 3 tema diatas hingga pekan ke-7 ini. Insyaa Allah akan terus digali ilmu tentang tema tersebut.







Minggu, 06 Maret 2022

Tahap Telur 6 - Hadiah untuk Temanku


Tahap Telur 6 - Hadiah untuk Temanku


Sampai pada pekan ke-6 ini, tugas utama ulat masih terus saja melahap makanan. Makananku pekan ini masih seputar innerchild yang semakin dipelajari, semakin membuat penasaran. Pekan ini diberi kebebasan untuk memakan makanan dari media apapun. Tentu saja saya memilih untuk mencari makanan yang berupa teks karena lebih cepat untuk menangkap materi dibandingkan dengan yang audio.




Sebagai manusia yang punya tetangga, punya teman juga setelah pekan lalu sibuk mencari kenalan teman baru. Pekan ini selain mencari makananku sendiri, juga mencarikan makanan kesukaan teman-teman. Untung saja pekan lalu sudah berbincang tentang makanan favorit mereka, jadi pekan ini tinggal memikirkan akan diberi dalam bentuk apa dan dibungkus memakai apa. Yaa, walaupun cukup memeras otak untuk mencarikan mereka makanan dan membungkus secantik mungkin, tapi seru pastinya. Apalagi melihat respon mereka yang mau menerima dengan senang hati walaupun hadiah yang saya berikan sangat sederhana. Semoga hadiahnya bermanfaat




 

Review Buku

Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1

  Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1 Poster Drakor Gyeongseong Creature Sumber: google.com   Cerita Singkat Gyeon...