Tampilkan postingan dengan label Sharing Session. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sharing Session. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2024

Reading Slump? Inilah 5 Cara Mengatasinya

Source: canva app

Membaca merupakan kegiatan yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Kadang bisa dilakukan sambil menunggu antrean, sedang duduk di angkutan umum, atau sedang di dalam mobil sepanjang waktu dalam perjalanan. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa ada saatnya juga terjadi reading slump.

Apa itu reading slump?
Reading slump adalah kondisi ketika seorang pecinta buku kehilangan motivasinya untuk membaca.

Nah, apakah kalian ada yang pernah mengalaminya? 
Jujur kalau aku sendiri lumayan sering terjebak dalam kondisi seperti ini. Bukan hanya dalam hitungan hari, tetapi parahnya pernah sampai berbulan-bulan tidak pernah membaca buku apapun. Termasuk buku dengan genre yang paling kusukai.

Kalau sudah seperti itu, apa yang harus dilakukan agar tidak terus menerus terjebak reading slump?

Ada beberapa cara yang pernah kulakukan untuk mengakhiri kondisi tersebut.

1. Mencari Komunitas Pecinta Buku

Ini adalah hal pertama yang kulakukan. Menurutku dengan bergabung di komunitas para pecinta buku, maka kita akan sering mendengar orang-orang membicarakan buku yang menarik. Harapannya, kita akan ikut penasaran kemudian akan timbullah keinginan untuk membaca kembali.

Bisa jadi, dari teman-teman komunitas tersebut kita juga akan mendapat referensi buku genre baru yang belum pernah kita sentuh selama menjadi pembaca.


2. Ikut Tantangan Membaca Buku

Biasanya komunitas pecinta buku itu salah satu kegiatannya adalah tantangan membaca dalam rentang waktu satu bulan penuh. Nah, kesempatan inilah yang sayang untuk dilewatkan ketika sedang mengalami reading slump. 

Mengikuti tantangan membaca ini akan menjadi paksaan agar kita kembali kepada buku.  Jadi, tidak ada salahnya untuk dicoba. Siapa tahu akan menjadi pemantik untuk kembali bersemangat membaca.


3. Membaca Review Buku

Mencari akun media sosial orang-orang yang rutin membagikan review bukunya juga bisa memantik semangat membaca untuk kembali. Membaca potongan cerita dan juga kesan dari yang sudah membaca itulah yang akan membuat kita penasaran. 

Timbulnya rasa penasaran inilah yang akan membuat kita kembali mencari buku. Baik buku genre baru ataupun genre favorit kita.


4. Mencoba Genre Baru yang Berbeda

Kadang dengan membaca review buku orang, kita akan menemukan genre baru yang menarik untuk dibaca. Tidak ada salahnya mencoba hal baru. Siapa tahu cocok. Nah, kalau cocok dengan genre baru, maka bahan bacaan kita akan bertambah banyak. Ketika bosan dengan genre satu, bisa berpindah ke genre yang lainnya. Jadi, kita bisa terhindar dari reading slump. Kalaupun mengalami kondisi ini, tidak akan memakan waktu lama karena pilihan genre yang beragam.


5. Mencari Sebab Reading Slump

Hal ini tidak kalah penting dari cara-cara lain di atas. Ketika kita tahu penyebabnya, maka kita akan lebih mudah untuk mencari solusinya.

Misalnya, sebab terjadinya reading slump adalah karena terlalu banyak menonton drama atau film.  Artinya kita harus pelan-pelan mengurangi durasi menontonnya.

Sebab lain terjadinya reading slump adalah ketika kita terjebak dengan buku yang genrenya tidak kita sukai. Kalau sudah begini kita harus bagaimana?

Kalau seperti ini terjadi, memang lumayan berat mencari solusinya. Namun, menurut pengalaman sendiri, hal ini bisa diatasi dengan kita mencari pesan moral yang disampaikan dari buku tersebut. Kemudian kita bisa refleksikan ke dalam kehidupan kita. Kalau sudah menemukan korelasi antara pesan moral buku dan kehidupan kita, akan lebih mudah untuk klik dengan bukunya walaupun mulanya tidak suka.



Reading slump sebenarnya bukan masalah yang tidak mempunyai jalan keluar. Hanya saja, kita mau atau tidak untuk mencari cara agar segera keluar dari kondisi seperti itu. 

Semoga trik-trik di atas bermanfaat untuk kalian.


Sabtu, 06 Juli 2024

6 Rekomendasi Tempat Berlibur Gratis Di Kota dan Kabupaten Blitar

 


Libur panjang biasanya menjadi momen untuk pergi jalan-jalan bersama keluarga tercinta demi mengisi waktu agar anak tidak melulu memegang gadgetnya. Selain itu, juga untuk mencari suasana yang berbeda demi badan dan otak kembali fresh. Betul tidak?


Namun, saat liburan akhir semester seperti ini banyak orang tua yang harus mengeluarkan banyak uang untuk biaya daftar ulang sekolah anak. Belum lagi jika perlengkapan sekolah mereka ada yang rusak atau habis, butuh biaya tambahan lagi, dong pasti. Nah, aku akan merekomendasikan beberapa tempat wisata yang murah meriah untuk mengisi libur panjang ini bersama anak. 


Berikut 6 Rekomendasi Tempat Berlibur Gratis Di Kota dan Kabupaten Blitar


  1. Alun-alun Kota Blitar

Sumber: kel-turi.blitarkota.go.id


Alun-alun Kota Blitar ini menjadi salah satu tempat andalan ketika anak-anak minta bermain di luar rumah. Berlokasi di pusat kota, dekat dengan masjid, dan terdapat beberapa alat olahraga yang kadang oleh anak-anak dijadikan sarana bermain. Sekarang ini, di alun-alun juga ada air mancur yang kadang ketika dinyalakan digunakan untuk bermain basah-basahan oleh anak kecil-kecil. 


Tempatnya yang luas bisa menjadi wahana bermain sepeda, bermain bola, bermain layang-layang, dan bisa juga untuk sarana olahraga lari.


Untuk masuk ke alun-alun tentu saja tidak dipungut biaya, tetapi demi keamanan kendaraan yang kita bawa harus membayar parkir sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 3.000 untuk mobil. Kalau tidak mau kena tarif parkir, bisa juga pergi menggunakan sepedah.


  1. Kebonrojo


Sumber: google.co.id


Tempat yang paling  menjadi andalan ketika anak minta jalan-jalan sedangkan ayahnya tidak bisa ikut serta. Lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah, jadi bisa pergi ke sana hanya bersama anak.


 Di taman kota ini tersedia beberapa wahana permainan dari yang gratis sampai berbayar pun ada. Mau membeli makanan berat sampai jajanan ringan juga banyak pilihannya kalau weekend.


Bukan hanya wahana bermain, kebun binatang mini pun ada di sini. Terdapat beberapa jenis burung, rusa, monyet, ayam, dan yang terbaru ada beberapa kucing yang hanya bisa dilihat dari luar ruangan kaca.


Untuk masuk ke taman ini sebenarnya gratis,  tetapi untuk menitipkan motor atau mobil kita akan dikenai biaya parkir yang besarannya sama dengan parkir pada umumnya. Agar pengeluaran tidak bocor, bisa membawa jajanan atau makan berat ke sini sebab banyak pilihan jajanan yang menggiurkan.


  1. Green Park


Taman ini memang tidak terletak di pusat kota, tetapi kalau hari libur pasti ramai. Berlokasi di ……., tempat ini dikelilingi oleh area persawahan membuat taman ini tampak lebih asri dan benar-benar mampu menyegarkan mata. 


Di sini, terdapat beberapa wahana permainan untuk anak-anak, seperti perosotan, ayunan, dan mainan yang diputar-putar entah apa namanya. Terdapat gazebo dan juga kursi yang berbahan semen untuk orang tua yang sedang menunggu anaknya bermain. Terpenting lagi, di sini tidak terlalu banyak yang berjualan, jadi dompet lumayan aman.


  1. Taman Sentul




Sesuai dengan namanya, taman ini terletak di Kelurahan Sentul. Dekat dengan makam dan perpustakaan Bung Karno. Untuk masuk ke taman ini kita harus masuk menyeberangi sungai. Tenang saja sudah ada jembatan yang bisa dilewati oleh sepeda motor. 


Di taman ini hanya ada satu atau dua wahana bermain untuk anak-anak. Selebihnya taman dengan pepohonan dan rumput hijau membentang lumayan luas. Psstt … taman ini dekat dengan pemakaman umum, tapi tidak perlu khawatir karena taman ini diurus dengan baik, kok.


  1. Alun-alun Kankab (Kantor Kabupaten)



Setelah beberapa tempat rekomendasi terletak di daerah kota, saatnya berpindah ke area kabupaten. Alun-alun ini berada di depan kantor kabupaten makanya disebut alun-alun kankab.


Di sebelah barat, berjajar sarana untuk berolah raga dan juga para penjaja minuman serta jajanan. Untuk yang di sebelah timur berdiri kokoh patung Bung Karno sebagai ikon Kabupaten Blitar. 


Jika ingin mencoba berbagai jajanan, kalian bisa datang di hari Minggu. Dijamin bingung memilih jajanan yang mana dulu yang akan dicoba karena saking banyaknya.


  1. RTH (Ruang Terbuka Hijau)

Setelah dari alun-alun Kankab, kalau anak-anak masih ingin bermain bisa juga diajak masuk ke RTH alias Ruang Terbuka Hijau. Di sana ada playground untuk anak-anak, ada kolam yang berisi ikan dan terdapat lingkaran-lingkaran tumpuan di tengah-tengahnya. 


Sekarang di tempat ini sudah cukup banyak penjual makanan dan minuman sehingga jangan lupa mengantongi uang secukupnya, ya.

Jumat, 05 Juli 2024

Tips Membangun Kepercayaan Diri yang Wajib Dicoba

 


Bagi sebagian orang percaya diri itu mahal sampai-sampai sulit untuk dimiliki. Krisis kepercayaan diri itu dipicu oleh banyak hal, misalnya saja karena terlalu sering disalahkan, merasa tidak didengar dan tidak dihargai, mendapatkan label yang negatif dari orang sekitar, dan lain sebagainya.


Namun, ternyata tidak selamanya kepercayaan diri itu akan terus bersembunyi. Menurut pengalaman pribadiku, kita bisa melatihnya. Ya, pasti butuh waktu yang tidak singkat, tetapi kalau memang kita mau berusaha, bisa-bisa saja.


Lalu, bagaimana caranya? 


Berikut beberapa tips untuk membangun kepercayaan diri ala aku

  1. Kenali Diri

Poin ini adalah awal dari langkah untuk membangun kepercayaan diri kita. Mengenali diri punya makna yang mendalam sebenarnya. Bukan hanya tahu tentang hobi kita, makanan favorit, ataupun warna kesukaan. 


Penting untuk kita mengetahui kelebihan dan keunikan diri agar tahu bahwa kita bukan butiran debu. Kita adalah berlian yang mungkin saat ini belum terlihat kilaunya karena masih perlu diasah.


Mengetahui kelemahan diri pun juga perlu, bukan untuk meratapi atau menjelekkan diri sendiri, tetapi sebagai pengingat agar tidak sombong.


Temukan juga apa yang membuat kita bahagia, apa yang membuat kita emosi, dan apa, sih aktivitas yang paling kita sukai. 


  1. Fokus pada Kelebihan

Setelah tahu apa kelebihan dan keunikan yang kita punyai, kita harus fokus pada hal ini. Tuhan menciptakan setiap manusia itu memiliki kelebihan masing-masing, maka kita harus menghargainya. 


Dengan cara apa?

Ya, fokus saja mengembangkan kelebihan kita. Misalkan kelebihan kita adalah pandai merangkai kata, terus berlatih dan belajar menulis agar jam terbang semakin banyak. 


Kalau kelebihan kita adalah senang berbicara, ya latihlah terus sampai kita menjadi ahli. Kalau sudah ahli, pasti akan percaya diri berbicara di depan umum.


  1. Cari Lingkungan yang Positif

Lingkungan memang salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa ketika kita dekat dengan penjual minyak wangi, maka bau kita juga akan ikut wangi. Sebaliknya, jika kita berada bersama tukang pandai besi, maka kalau tidak hangus pakaian atau badan yang berbau. 


Maka dari itu, mencari lingkungan yang baik dan positif adalah suatu hal yang amat penting. Lingkungan yang selalu memberikan dukungan dalam hal kebaikan ini akan mempengaruhi tingkat kepercayaan diri kita juga, loh.


  1. Afirmasi Positif

Seberapa besar pengaruh afirmasi positif? 

Kalau menurutku, sangat besar. Jika afirmasi positif itu kita ulang-ulang, maka pelan-pelan akan masuk dan menancap di alam bawah sadar kita sehingga secara tidak sadar itulah yang akan kita lakukan.


Misalnya, kita sedang tidak percaya diri karena merasa postur tubuh yang mungil. Maka cobalah memberi afirmasi sesering mungkin dengan kalimat, “aku mungil, aku tampak lebih muda daripada usiaku, dan aku tidak akan kesulitan untuk masuk mobil.”


Nah, coba rasakan bagaimana respon tubuh setelah afirmasi positif itu dilakukan.


  1. Jangan Terlalu Mendengarkan Orang Lain

Untuk sebagian orang hal ini memang sulit, tetapi belajarlah untuk terkadang merasa bodo amat. Tidak usah semua yang dikatakan orang lain dimasukkan ke hati lalu menjadi beban pikiran kita sampai memengaruhi kepercayaan diri sendiri.


Kadang orang lain mengatakan sesuatu bukan melihat dari kacamata kita, tetapi dari sudut pandang mereka pribadi. Padahal ada banyak perbedaan diantara kita dan mereka. Jadi, berikan batasan kapan waktunya kita mendengarkan orang lain, kapan waktunya kita bersikap bodo amat.


  1. Kuasai Bidang yang Kita Sukai

Beberapa waktu yang lalu aku mendengarkan kajian dari dr. Aisyah Dahlan. Beliau mengatakan bahwa kita sebenarnya punya beberapa bakat. Namun, bakat di urutan nomor 1 sampai 3 yang jika dilatih terus akan melejit di waktu yang tidak terlalu lama. 


Jadi, itulah pentingnya kita mengenali diri dan mengetahui kelebihan kita. Supaya tahu apa bidang yang sesuai bakat kita, kemudian bisa belajar sampai menguasai bidang tersebut. Pada akhirnya potensi kita akan melejit sesuai dengan bakat yang kita miliki.


  1. Jangan Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain

Yakinilah kita ini dilahirkan dengan segala perbedaan dan keunikan masing-masing. Jadi, tidak patut untuk dibandingkan dengan orang lain. 


Bandingkanlah diri sendiri saat ini dengan beberapa waktu yang lalu saja. Tujuannya agar kita tahu seberapa berkembangnya kita atau adakah kemunduran dalam hal-hal tertentu yang kita alami.


Ingatlah bahwa rumput tetangga tidak selalu lebih hijau dibanding rumput kita sendiri.



Untuk kalian yang sedang berjuang untuk membangun kepercayaan diri, jangan ragu untuk mencoba tips ini. Semoga sukses.

Selasa, 02 Juli 2024

Kehabisan Ide untuk Menulis? Yuk, Coba Cari Ide dari Sini


Sudah sejak tahun 2020 dulu aku banyak bergabung ke komunitas-komunitas menulis. Entah saat ada event saja ataupun menjadi anggota tetap. Seringkali mendapati ada sesama anggota yang punya keluhan yang sama denganku, yaitu tentang sulitnya mencari ide menulis. 


Fakta yang kudapati setelah malang melintang di beberapa komunitas menulis, ternyata bukan hanya penulis pemula yang punya masalah tersebut. Penulis yang sudah menjadi mentor dengan karya yang banyak penggemarnya pun kadang mengalami buntu ide alias writer block istilah kerennya.


Dari beberapa teman penulis, para mentor, serta pengalaman pribadiku, sebenarnya tidak begitu sulit menemukan ide menulis. Hanya saja mau atau tidak mencarinya.


Nah, berikut beberapa tempat untuk menemukan ide menulis:

  1. Galeri  gawai

Jangan sepelekan isi galeri gawai kita. Buat yang suka jeprat-jepret itu harta karun banget untuk membuat konten. 


Lha, kalau yang kurang suka foto-foto seperti aku agak repot, sih sebenarnya. Namun, kalau sudah tertanam di alam bawah sadar bahwa kita butuh konten untuk blog, ya secara otomatis akan tiba-tiba mengeluarkan gawai untuk mengabadikan tempat menarik yang kita kunjungi. 


Nah, dari galeri gawai itulah kadang aku menemukan berbagai ide menulis untuk beberapa hari. Entah itu dalam bentuk tips atau ulasan tempat wisata.


  1. Tempat main atau tempat wisata

Coba, deh kalau sedang mengalami writer block, keluar dari rumah untuk jalan-jalan. Tidak perlu ke tempat yang jauh dari rumah atau tempat wisata mahal. Bisa jadi pergi ke taman kota melihat kondisi taman atau mengamati orang yang sedang di sana akan muncul ide untuk menulis.


Bisa juga sambil bersepeda motor pelan-pelan mengamati apa saja yang ada di jalanan saat itu. Lalu, muncullah ide menulis untuk hari itu dan hari-hari berikutnya.


  1. Memori otak

Layaknya PC atau laptop, otak kita juga mampu menyimpan banyak kenangan, mulai dari kenangan pahit sampai kenangan yang membahagiakan.


Aku cukup sering mencari ide menulis dengan mengorek-ngorek memori otak. Memori tentang kejadian manapun yang bisa kuambil hikmanya atau kujadikan sebagai tips yang bermanfaat bagi para pembaca.


Cara ini lumayan sederhana, kan? Tidak perlu ke luar rumah, tidak perlu mengeluarkan uang. Hanya perlu waktu sejenak untuk fokus membongkar tumpukan kenangan.


  1. Buku yang dibaca

Ini dia cara yang juga sering kugunakan ketika writer block melanda. Kubaca-baca judul buku mana yang menarik untuk diulas. Kalau buku itu sudah lama selesai dibaca, maka harus mengingat tentang isi buku lebih dulu sebelum mengulas. Jadilah buka-buka, baca lagi secara cepat.


  1. Berita di media sosial

Saat ini, media sosial sudah berkembang pesat. Isinya dari berita penting, berita yang sesuai fakta, hingga berita-berita yang hanya mencari sensasi saja.


Dari berita-berita yang sedang viral tersebut bisa juga, loh untuk dijadikan ide menulis. Caranya, cari dan baca berita yang serupa dari berbagai sumber. Kemudian tarik kesimpulan, tulis opini pribadi tentang berita tersebut atau bisa juga melahirkan ide menulis tentang pelajaran yang bisa dipetik.


  1. Cerita tetangga atau teman

Untuk kalian yang suka berkumpul dengan teman atau tetangga, pasti akan gampang menemukan info terbaru. Entah soal tetangga sebelah atau berita artis atau film terbaru yang sedang tayang. 


Bisa juga pembicaraan adu nasib sesama teman atau tetangga yang kita ambil benang merahnya atau ambil pelajaran yang bisa kita bagikan. Jadi, deh ide menulis untuk mengisi blog kita.


Sebenarnya ide menulis itu bisa datang dari mana saja. Seperti rezeki yang kerap kali datang dari arah manapun.


Hanya saja kadang kita yang kurang peka atau memang sedang dibelenggu oleh rasa malas. Maka dari itu, kita harus menajamkan indra yang kita miliki. Tajamkan penglihatan dan pendengaran kita agar ide cepat tertangkap oleh radar kita.


Selamat mencoba buat kalian yang sedang mengalami writer block.

Sabtu, 29 Juni 2024

7 Langkah Agar Bisa Bersikap Cuek pada Hal-Hal yang Tidak Penting

 



Kata baper alias terbawa perasaan beberapa tahun ini menjadi viral disemua kalangan. Tua, muda, besar, maupun kecil sering sekali menggunakan kata tersebut. Lalu, apa, sih sebenarnya baper itu?


Dalam KBBI, baper berarti berlebihan atau terlalu sensitif dalam menanggapi suatu hal. 


Orang-orang yang mudah baper biasanya mereka yang belum bisa bersikap cuek pada omongan orang. Semua yang dikatakan orang dimasukkan ke hati, lalu terlalu dipikirkan hingga terbawa perasaan pada akhirnya. 


Menjadi orang yang mudah baper itu tidak enak, kan? Banyak menguras emosi dan air mata kadang-kadang.


Nah, untuk kalian yang masih mudah baper, berikut ini 7 tips agar kalian bisa bersikap cuek pada omongan orang lain yang tidak penting.


Cintailah Diri Sendiri

Mencintai diri sendiri berarti bisa menghargai diri sendiri, tidak banyak memikirkan orang lain dibanding diri sendiri. 


Jika kita bisa mencintai diri sendiri, maka kita tidak akan terlalu mendengarkan orang lain karena tahu akan kelebihan-kelebihan diri sendiri, tahu potensi yang dimiliki, tahu keistimewaan yang diberikan Tuhan untuk kita.


Kuasai ilmunya

Jangan bosan dan lelah untuk belajar. Terutama ketika kita sudah menjadi orang tua. Ketika kita menguasai ilmunya, maka apapun yang dikatakan orang jika tidak sesuai dengan ilmu maka kita bisa menjadi orang yang cuek. Kita lebih tahu fakta yang benar, ketimbang mereka yang hanya bisa bicara omong kosong.


Percaya Diri

Mempunyai kepercayaan diri yang kuat bisa menjadi salah satu jalan untuk menjadi orang yang cuek. Orang dengan kepercayaan diri yang tinggi punya pemikiran tersendiri sebab ilmunya pun lebih banyak dibanding dengan mereka yang hanya berbekal omongan saja.


Pilah dan Pilih Omongan orang

Saat mendengar orang lain berpendapat, hati-hatilah. Kalau memang pendapat orang itu tidak sesuai dengan diri sendiri, maka sebaiknya jangan terlalu didengarkan. Apalagi terlalu dimasukkan  ke hati sampai membebani pikiran.


Jangan Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang lain

Kita dilahirkan sebagai makhluk dengan keunikan dan keistimewaan sendiri. Kita dan orang lain diciptakan dengan perbedaan yang bermacam-macam. Maka dari itu alangkah baiknya jika kita tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sebaiknya bandingkanlah pencapaian diri kita dahulu dengan pencapaian yang sekarang agar lebih paham apakah sudah berkembang atau jalan di tempat.


Membandingkan diri sendiri dengan orang lain hanya akan menimbulkan iri hati, kemudian akan menggerus kepercayaan diri yang berakibat mudah baper. Jadi, sebaiknya sibuklah dengan kelebihan diri, tidak perlu sibuk dengan kelebihan orang.


Milikilah Prinsip yang Kuat

Punya prinsip yang kuat dan menancap dalam pikiran itu penting. Sebagian besar orang yang berprinsip kuat, tidak mudah goyah hanya dengan mendengar opini-opini orang disekitarnya. Sehingga dia punya pendapat pribadi dan tidak akan mudah baper.


Lakukan Hal-hal yang Bermanfaat

Tips menjadi orang yang cuek selanjutnya adalah kita melakukan banyak hal yang lebih bermanfaat. Dengan kita menjadi orang yang sibuk melakukan hal-hal bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kita tidak akan punya waktu untuk terlalu mendengar opini banyak orang. 



Sudahkah kalian melakukan hal-hal di atas?

Kalau belum, selamat mencoba. Semoga berhasil, ya.

Menyembuhkan Luka Batin dalam Diri Innerchild. Bagaimana caranya? Berapa lama prosesnya?


 

Beberapa waktu lalu topik tentang luka batin dan innerchild ramai diperbincangkan. Banyak yang sharing tentang ilmunya, banyak juga yang membagikan pengalamannya ketika mengobati luka innerchild.


Namun, sebenarnya apa, sih innerchild itu?

Mengutip dari website rsjdahm.kaltimprov.go.id dalam artikel yang berjudul “Apa Itu Inner Child?” disebutkan bahwa inner child adalah sifat kekanak-kanakan yang dimiliki pada diri seseorang. Inner child merupakan pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik.


Banyak orang yang membawa luka batin dalam diri inner childnya sampai dewasa. Hal itu terjadi karena mereka tidak tahu sehingga mereka tidak sadar dengan adanya luka batin tersebut. 


Jika luka batin itu belum sembuh sampai menjadi orang tua, maka bisa jadi anak-anak yang dilahirkan pun akan mengalami hal yang sama. Maka dari itu luka batin dalam diri inner child kita harus disembuhkan. 


Bagaimana caranya? 


Beberapa langkah untuk menyembuhkan luka batin yang pernah kulakukan beberapa tahun lalu:

  1. Menyadari

Ini adalah langkah awal untuk sembuh dari luka batin. Kita harus menyadari sepenuhnya bahwa kita punya luka batin yang masih belum sembuh dan perlu disembuhkan. Tidak boleh lagi denial atau abai jika kita ingin kehidupan berjalan lebih tenang, lebih enteng, dan lebih bahagia.


  1. Menerima

Setelah menyadari, kita harus belajar menerima. Menerima bahwa kita punya luka batin, menerima bahwa kondisi kita sedang tidak baik-baik saja, menerima bahwa sumber luka kita adalah orang-orang terdekat, dan menerima apapun kondisi kita saat ini.


 Menurut pengalamanku, proses ini memang agak lebih panjang dan lumayan sulit. Namun, kalau kita benar-benar ingin sembuh, ya harus mau belajar pelan-pelan. 


Dulu aku belajar menerima dengan banyak-banyak afirmasi dengan kalimat, “It’s OK aku punya luka batin yang belum sembuh. Tidak apa-apa saat ini aku tidak baik-baik saja.”


Awalnya memang ada perang batin sebagai bentuk penolakan, tetapi lama kelamaan bisa menerima sepenuh hati semua kondisi yang ada saat itu.


  1. Berhenti Menyalahkan

Salah satu sebab luka batin kita tetap bertahan dan sulit menerima kondisi kita adalah karena sikap selalu menyalahkan. Menyalahkan keadaan maupun menyalahkan orang lain.


Ya, hal itu wajar dan manusiawi, kok. Namun, kalau terus menerus menyalahkan, maka hidup kita tidak akan damai. Emosi kita pun sulit untuk stabil. Jadi, yuk belajar untuk berhenti meyalahkan keadaan maupun orang lain. Walaupun memang orang tersebut punya salah pada kita.


  1. Self Love

Self love adalah tindakan untuk mencintai diri sendiri dengan menghargai diri. Menurutku self love ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan juga meningkatkan kepercayaan diri.


Apa saja yang harus dilakukan untuk mencintai diri sendiri?


Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri. Mulailah dengan berhenti menjelekkan diri sendiri, kenali diri sedalam-dalamnya, lakukan kegiatan yang kita sukai, dan jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain yang jelas-jelas berbeda.


  1. Mencari Teman yang baik

Teman dan lingkungan mempunyai pengaruh yang cukup besar untuk kehidupan kita. Untuk itu penting sekali memilih pertemanan dan lingkungan yang baik, yang selalu membawa hal positif untuk kita.


Kalau perlu cari teman yang punya pengalaman menyembuhkan luka batin.


Berjuang untuk sembuh dari luka batin itu memang tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa. Bisa, kok kalau kita mau berusaha dan tidak lelah belajar. 


Lama waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk sembuh mungkin tidak sama. Tergantung seberapa besar lukanya dan seberapa keras usahanya. Yakin saja pasti akan sembuh atas izin Allah jika sudah berusaha.



Review Buku

Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1

  Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1 Poster Drakor Gyeongseong Creature Sumber: google.com   Cerita Singkat Gyeon...