
Cerita tentang hubungan antara mertua dan menantu tidak ada habisnya untuk dibahas. Bahkan lebih populer dibanding dengan cerita mertua yang baik dan penuh kasih sayang. Mertua yang tajam mulutnya, yang selalu ikut campur dengan urusan rumah tangga anaknya, yang selalu membandingkan dengan menantu temannya, sampai cerita mertua yang menjadikan menantu seperti seorang pembantu.
Apakah benar mertua memang tidak ada yang benar-benar tulus sayang kepada menantu? Benarkah hubungan baik mertua dan menantu hanya sebuah dongeng? Let see.
Setelah mendengar berbagai cerita hubungan antara mertua dan menantu, ada, kok mertua yang baik. Mereka mempunyai hubungan yang harmonis layaknya orang tua dan anak sendiri. Dan itu bukan hanya sebuah dongeng fantasi belaka.
Bahkan ada yang malah terlihat lebih sayang ke menantu daripada anaknya sendiri. Namun, mungkin para menantu yang mempunyai mertua baik jarang menceritakan ke publik sehingga tidak banyak orang tahu.
Belajar dari mertua sendiri dan juga dari artis terkenal era 80-an, Dewi Yull yang beberapa waktu lalu hadir di youtube artis cantik Nikita Willy membahas tentang bagaimana harusnya seorang mertua bersikap?
Baca juga Si Remaja Mendadak Bilang Suka dengan Lawan Jenis
Yuk, baca dulu
Tanamkan Mindset bahwa anak kita hanyalah titipan
Sejatinya, anak bukanlah hak milik orang tua, melainkan mereka adalah titipan dari Tuhan. Titipan yang harus diberi pendidikan yang baik untuk mempersiapkan masa depannya agar mereka mampu menjadi pasangan atau orang tua yang baik di keluarganya kelak. Selain itu, agar mereka juga mampu terjun ke lingkungan masyarakat.
Turunkan Ego
Yang namanya orang tua seringkali tidak sadar egonya muncul di saat melihat yang dilakukan anaknya tidak sesuai keinginan. Padahal, ketika anak sudah dewasa apalagi sudah menikah artinya mereka sudah punya kehidupan sendiri. Jadi, jangan paksa anak dan menantu untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang orang tua lakukan.
Buat Jarak
Orang tua, ketika anaknya sudah menikah baiknya buatlah jarak. Bukan lantas menjauh seperti orang asing, tetapi untuk membatasi diri agar tidak terlalu turut campur dengan rumah tangga anaknya. Banyak sekali para menantu yang mempermasalahkan hal ini. Jadi, biarkanlah anak dan menantu menemukan pola sendiri dalam kehidupan berumah tangganya.
Jangan Terlalu Kepo
Sst … jangan lagi pakai prinsip “nggak kepo, nggak seru”. Tidak semua masalah dalam rumah tangga anak berhak orang tua ketahui. Ada menantu yang harus dijaga hatinya. Jadi, alangkah baiknya sebagai orang tua atau mertua berpeganglah pada prinsip “Itu masalahmu. Selesaikanlah dengan pasanganmu. Saya tidak mau tahu”.
Perbanyak Doa
Poin ini bukanlah menjadi penutup dari semua ikhtiar untuk menjaga hubungan baik dengan menantu. Namun, do’a juga menjadi pembuka sebelum usaha-usaha yang disebutkan di atas dilakukan. Yakinlah do’a orang tua terutama ibu itu sangat mujarab.
Nah, kalian sendiri bagaimana cara menjaga hubungan baik dengan menantu atau mertua? Adakah salah satu tips di atas yang cocok dengan kalian?
Semoga bermanfaat untuk kalian yang sudah punya menantu atau mertua, ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar