Rabu, 03 Juli 2024

Sehari Menikmati Dinginnya Telaga Sarangan

Sumber: wisatadanbudaya.magetan.go.id

 

Telaga Sarangan, tempat wisata yang sudah tidak asing di telingaku, tetapi belum pernah sekalipun mengunjunginya. Namun, hari ini akhirnya Allah beri rezeki untuk menikmati hawa dingin di Telaga Sarangan.


Tempat wisata ini terletak di Kabupaten Magetan sehingga butuh waktu kurang lebih selama 5 jam perjalanan dari Kota Blitar. Kami berangkat pukul 03.30 dini hari menggunakan mobil pribadi lewat jalur selatan. 


Berangkat sebelum subuh, membuat kami harus mampir ke masjid untuk menunaikan salat subuh di Kabupaten Trenggalek tepat ketika jam menunjukkan angka pukul 05.00. Setelah sekitar 30 menit, kamipun melanjutkan perjalanan kembali.


Sepanjang perjalanan, mobil melaju tidak terlalu cepat, tetapi juga tidak lambat. Melewati jalanan yang belum terlalu ramai karena masih pagi, melewati beberapa perbatasan kabupaten, jalanan yang berkelok, dan tanjakan yang tidak terlalu banyak. Sekitar pukul 09.00 kami sampai di Telaga Sarangan yang ternyata sudah lumayan ramai pengunjung.





Sampai di gerbang masuk, kami disambut oleh petugas yang berjaga di loket pembelian tiket. Terpampang list harga tiket masuk untuk dewasa sebesar Rp 20.000 dan anak-anak sebesar Rp 10.000 sudah beserta pajaknya Rp 1000.


Setelah membayar tiket, mobil diizinkan untuk masuk dan mencari tempat parkir tentunya. Nah, dari sinilah perjuangan dimulai. Kami harus berjalan lumayan panjang untuk mencapai lokasi Telaga berada. Tidak hanya panjang, jalannya pun sedikit menanjak. Jadi, bisa dipertimbangkan kalau mengajak lansia ke sana.


Disepanjang perjalanan kami disambut oleh deretan penjual sayur yang warnanya sangat menggoda mata. Ada sayur brokoli, kembang kol, tomat, sawi, dan kawan-kawannya. Kalau ada sayur, sudah pasti ada jajaran bumbu-bumbu yang ditawarkan juga. Wah, sungguh menggoda, bahkan lebih menggoda ketimbang deretan snack yang dipamerkan oleh para penjual yang kami temukan ketika sudah semakin mendekati lokasi telaga.





Tidak hanya ada yang menggoda mata, ada pula yang menggoda hidung disepanjang jalan. Hayo, apa kira-kira? 

Bau kotoran kuda yang lalu lalang disewakan kepada para pengunjung. Hmmm … sungguh sensasi yang tak terduga sebelumnya walaupun tidak parah, sih baunya.


Nah, untuk menyewa kuda kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp 80.000. Mahal, ya? Aku rasa tidak juga kalau melihat seberapa panjang rute perjalanannya. Apalagi pendampingnya juga ikut jalan memutari telaga. Wah, betapa kuat kaki bapak-bapak itu.


Lalu, apalagi yang bisa dinikmati di sana?

Selain air telaga dan kuda, kita bisa menyewa speed boat ataupun perahu bebek, loh. Tarif speed boat lumayan, sih menurutku. Sekali putaran tarifnya Rp 80.000, dua kali putaran harus menyiapkan Rp 150.000, dan kalau tiga kali putaran harus mengeluarkan Rp 200. 000. 


Untuk perahu bebek, tidak terlalu menguras kantong sebenarnya. Hanya dengan Rp 50.000 sudah bisa menaikinya. Perahu bebek ini sangat cocok bagi pengunjung yang tidak bernyali dibawa kebut-kebutan. Kalau yang punya nyali besar bisa dicoba menyewa speed boat saja. Uji nyali sambil meluapkan emosi karena bisa sambil teriak-teriak ketika dibawa ngebut oleh sopirnya.


Selama di sana ada satu kuliner yang menjadi perhatian utamaku, yaitu sate kelinci. Hampir setiap satu meter ada penjual sate kelinci dan ayam, mulai dari yang masih muda, bapak-bapak, hingga ibu-ibu. Harga per 12 tusuk untuk sate kelinci adalah Rp 15.000, kalau tambah dengan lontong menjadi Rp 20.000 jika tidak salah dengar.


Sebenarnya penasaran dengan rasa sate kelinci, tetapi aku tidak berani membelinya karena teringat dengan imutnya si kelinci ketika masih hidup. Huhh … jadilah penasaran ini kubawa pulang saja.


Tidak dapat sate kelinci, strawberry pun jadi. Ya, setelah menimbang-nimbang untuk membeli sate kelinci dan berakhir tetap tidak tega. Akhirnya aku memilih untuk membeli strawberry yang ukurannya lumayan besar karena tidak pernah kutemui di Blitar. Awalnya dibanderol dengan harga Rp 25.000 per 250 gram. Namun, setelah tawar menawar yang tidak alot oleh penjual diberikan sedikit potongan menjadi Rp 65.000 mendapat 3 pak dengan berat masing-masing 250 gram. Alhamdulillah, ya rezeki.


Kalau diingat-ingat dan dibandingkan, harga makanan dan jajanan di sana sebenarnya tidak jauh berbeda dengan di Blitar. Mungkin hanya terpaut sekitar Rp 2000 saja. Tidak terlalu mahal bukan?


Semoga bisa menjadi rekomendasi tempat berlibur bersama keluarga di saat masih masa-masa liburan sekolah ini. Tidak perlu bingung mencari tempat menginap kalau ke sana. Di sepanjang jalan menuju telaga banyak berjajar hotel dan villa yang bisa disewa. Tinggal mencari tahu harganya saja karena aku tidak menginap di sana, jadi tidak bisa memberikan informasi tentang penginapan.


Semoga bermanfaat buat kalian yang sedang mencari tempat berlibur.



Selasa, 02 Juli 2024

Kehabisan Ide untuk Menulis? Yuk, Coba Cari Ide dari Sini


Sudah sejak tahun 2020 dulu aku banyak bergabung ke komunitas-komunitas menulis. Entah saat ada event saja ataupun menjadi anggota tetap. Seringkali mendapati ada sesama anggota yang punya keluhan yang sama denganku, yaitu tentang sulitnya mencari ide menulis. 


Fakta yang kudapati setelah malang melintang di beberapa komunitas menulis, ternyata bukan hanya penulis pemula yang punya masalah tersebut. Penulis yang sudah menjadi mentor dengan karya yang banyak penggemarnya pun kadang mengalami buntu ide alias writer block istilah kerennya.


Dari beberapa teman penulis, para mentor, serta pengalaman pribadiku, sebenarnya tidak begitu sulit menemukan ide menulis. Hanya saja mau atau tidak mencarinya.


Nah, berikut beberapa tempat untuk menemukan ide menulis:

  1. Galeri  gawai

Jangan sepelekan isi galeri gawai kita. Buat yang suka jeprat-jepret itu harta karun banget untuk membuat konten. 


Lha, kalau yang kurang suka foto-foto seperti aku agak repot, sih sebenarnya. Namun, kalau sudah tertanam di alam bawah sadar bahwa kita butuh konten untuk blog, ya secara otomatis akan tiba-tiba mengeluarkan gawai untuk mengabadikan tempat menarik yang kita kunjungi. 


Nah, dari galeri gawai itulah kadang aku menemukan berbagai ide menulis untuk beberapa hari. Entah itu dalam bentuk tips atau ulasan tempat wisata.


  1. Tempat main atau tempat wisata

Coba, deh kalau sedang mengalami writer block, keluar dari rumah untuk jalan-jalan. Tidak perlu ke tempat yang jauh dari rumah atau tempat wisata mahal. Bisa jadi pergi ke taman kota melihat kondisi taman atau mengamati orang yang sedang di sana akan muncul ide untuk menulis.


Bisa juga sambil bersepeda motor pelan-pelan mengamati apa saja yang ada di jalanan saat itu. Lalu, muncullah ide menulis untuk hari itu dan hari-hari berikutnya.


  1. Memori otak

Layaknya PC atau laptop, otak kita juga mampu menyimpan banyak kenangan, mulai dari kenangan pahit sampai kenangan yang membahagiakan.


Aku cukup sering mencari ide menulis dengan mengorek-ngorek memori otak. Memori tentang kejadian manapun yang bisa kuambil hikmanya atau kujadikan sebagai tips yang bermanfaat bagi para pembaca.


Cara ini lumayan sederhana, kan? Tidak perlu ke luar rumah, tidak perlu mengeluarkan uang. Hanya perlu waktu sejenak untuk fokus membongkar tumpukan kenangan.


  1. Buku yang dibaca

Ini dia cara yang juga sering kugunakan ketika writer block melanda. Kubaca-baca judul buku mana yang menarik untuk diulas. Kalau buku itu sudah lama selesai dibaca, maka harus mengingat tentang isi buku lebih dulu sebelum mengulas. Jadilah buka-buka, baca lagi secara cepat.


  1. Berita di media sosial

Saat ini, media sosial sudah berkembang pesat. Isinya dari berita penting, berita yang sesuai fakta, hingga berita-berita yang hanya mencari sensasi saja.


Dari berita-berita yang sedang viral tersebut bisa juga, loh untuk dijadikan ide menulis. Caranya, cari dan baca berita yang serupa dari berbagai sumber. Kemudian tarik kesimpulan, tulis opini pribadi tentang berita tersebut atau bisa juga melahirkan ide menulis tentang pelajaran yang bisa dipetik.


  1. Cerita tetangga atau teman

Untuk kalian yang suka berkumpul dengan teman atau tetangga, pasti akan gampang menemukan info terbaru. Entah soal tetangga sebelah atau berita artis atau film terbaru yang sedang tayang. 


Bisa juga pembicaraan adu nasib sesama teman atau tetangga yang kita ambil benang merahnya atau ambil pelajaran yang bisa kita bagikan. Jadi, deh ide menulis untuk mengisi blog kita.


Sebenarnya ide menulis itu bisa datang dari mana saja. Seperti rezeki yang kerap kali datang dari arah manapun.


Hanya saja kadang kita yang kurang peka atau memang sedang dibelenggu oleh rasa malas. Maka dari itu, kita harus menajamkan indra yang kita miliki. Tajamkan penglihatan dan pendengaran kita agar ide cepat tertangkap oleh radar kita.


Selamat mencoba buat kalian yang sedang mengalami writer block.

Njajan di Taman Djadjan Aliza. Banyak Pilihan Kuliner, Dijamin Kenyang




Malam ini, kali kedua mengunjungi tempat wisata kuliner yang belum lama ini dibuka. “Taman Djadjan Aliza” namanya. Kalau tidak salah menebak, tempat kuliner ini didirikan oleh komunitas TDA (Tangan di Atas). 


Tempat ini berlokasi di jl. A. Yani 115, persis di depan SMAN 1 Blitar. Baru pada 1 Juni 2024 kemarin tempat ini resmi dibuka dengan jam operasional mulai pukul 10.00-22.00wib. Walaupun berada di jalan raya yang ramai lalu lalang kendaraan, tapi tempat ini tetap nyaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga ataupun teman.


Konsep tempat yang dibuat layaknya kafe outdoor, dengan tatanan yang estetik, dan tersedianya sarana bermain anak membuat betah para pengunjung untuk berlama-lama di sini. Buktinya semalam aku melihat pemandangan yang menarik, seorang ibu muda dengan telatennya menyuapi si anak yang tidak bisa diam memutari mini playground sambil makan. Ya, mungkin ada kurang lebih satu jam seperti itu terus sampai selesai makan lalu barulah mereka pulang.




Di tempat ini, kalau tidak salah hitung ada sekitar 8-10 booth yang tersedia. Mulai dari makanan berat seperti nasi lalapan, ayam bakar, bakso, pempek, roti-rotian, dan lain-lain. Jajanan yang tergolong makanan lumayan ringan pun ada, seperti gorengan, seblak, wonton, sate taican, kentang goreng, dan masih banyak lagi. Nah, kalau untuk minuman, ada minuman dingin serta hangat. Mmm … sepertinya masih banyak yang belum kusebutkan karena memang tidak hafal.


Berbeda dengan tempat-tempat kuliner lainnya, di Taman Djadjan Aliza ini tidak dipungut biaya parkir kendaraan. Lumayanlah, ya hemat Rp 2000 bagi pengendara motor dan hemat Rp 3000 untuk yang membawa mobil.


Tempat parkirnya memang tidak terlalu luas untuk sepeda motor, tetapi tetap bisa berjajar rapi karena ada yang bertugas merapikan. Parkir sepeda motor terletak di halaman depan taman, sedangkan parkir mobil ada di belakang lokasi sehingga tidak memenuhi bahu jalan jika sedang ramai pengunjung.


Ketika semalam di tempat ini agak lama, setelah kuperhatikan dengan saksama rupanya semua penjual di sini terlihat masih muda-muda. Terlihat juga mereka sudah punya pembagian kerja sendiri yang sudah jelas. 




Untuk penjual, ya tugasnya melayani pelanggan yang membeli produknya. Ada yang sekaligus mengantar ke meja pelanggan juga, sih, tapi ada juga yang tidak. Untuk yang tidak diantar oleh penjualnya, terlihat ada sendiri orang yang mengantar ke meja pelanggan atau pelanggan yang mengambil pesanan.


Nah, ketika ada pengunjung yang sudah selesai dan pulang, akan ada orang-orang tertentu yang membersihkan meja-mejanya. Selain membersihkan meja, mereka juga harus mengembalikan wadah-wadah makanan ke pemiliknya masing-masing. Tertata rapi sekali pembagian kerjanya walaupun ini tempat kuliner baru.


Tentang fasilitas yang lain, jangan khawatir, ada, kok. Sudah tersedia kamar mandi yang terlihat masih bersih luar dan dalamnya.

Kerennya lagi, ternyata disediakan juga musala yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. 


Kalau tangan kita kotor setelah dipakai makan, tidak perlu bingung mencari tempat cuci tangan. Sudah disediakan wastafel juga di dekat toilet.


Namun, sayang tempat yang berpotensi ramai dikunjungi kedepannya ini, masih kurang tempat duduknya. Ya, semoga nanti seiring dengan semakin dikenalnya tempat ini, akan ada penambahan tempat duduk dan perluasan lokasi. 


Menurutku ada yang kurang lagi, yaitu untuk penjaja minuman yang hanya ada di satu booth saja dengan variasi yang sudah cukup banyak, sih. Namun, kalau sering ke sana rasanya jadi masih kurang variannya. Semoga ke depannya akan ada variasi baru lagi.




Info selanjutnya yang paling ditunggu-tunggu kalau ada review tempat kuliner atau review makanan pasti tentang harga. Hmmm … tentang harga masih dalam batas wajar, kok. Ada harga, ada rasa. Untuk makanan kalau aku tidak salah ingat harganya mulai dari Rp 5.000 sampai belasan ribu. Sedangkan untuk minuman berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000. Hanya air mineral yang ada manis-manisnya yang harganya dibawah Rp 5.000.


Soal rasa makanan dan minuman, aku rasa sesuai dengan harganya. Enak, kok. Namun, yang menjadi favorit anak-anak sepertinya bakso Cak Tam dan pempek Pak Ndan yang cukonya pas sekali di lidah. Masih banyak yang belum dicoba, jadi belum berani mengambil kesimpulan mana yang benar-benar menjadi favorit.


Bagaimana? Semakin penasaran main ke Taman Djadjan Aliza?

Untuk warga Blitar, segera saja meluncur bersama yang tersayang.



Sabtu, 29 Juni 2024

7 Langkah Agar Bisa Bersikap Cuek pada Hal-Hal yang Tidak Penting

 



Kata baper alias terbawa perasaan beberapa tahun ini menjadi viral disemua kalangan. Tua, muda, besar, maupun kecil sering sekali menggunakan kata tersebut. Lalu, apa, sih sebenarnya baper itu?


Dalam KBBI, baper berarti berlebihan atau terlalu sensitif dalam menanggapi suatu hal. 


Orang-orang yang mudah baper biasanya mereka yang belum bisa bersikap cuek pada omongan orang. Semua yang dikatakan orang dimasukkan ke hati, lalu terlalu dipikirkan hingga terbawa perasaan pada akhirnya. 


Menjadi orang yang mudah baper itu tidak enak, kan? Banyak menguras emosi dan air mata kadang-kadang.


Nah, untuk kalian yang masih mudah baper, berikut ini 7 tips agar kalian bisa bersikap cuek pada omongan orang lain yang tidak penting.


Cintailah Diri Sendiri

Mencintai diri sendiri berarti bisa menghargai diri sendiri, tidak banyak memikirkan orang lain dibanding diri sendiri. 


Jika kita bisa mencintai diri sendiri, maka kita tidak akan terlalu mendengarkan orang lain karena tahu akan kelebihan-kelebihan diri sendiri, tahu potensi yang dimiliki, tahu keistimewaan yang diberikan Tuhan untuk kita.


Kuasai ilmunya

Jangan bosan dan lelah untuk belajar. Terutama ketika kita sudah menjadi orang tua. Ketika kita menguasai ilmunya, maka apapun yang dikatakan orang jika tidak sesuai dengan ilmu maka kita bisa menjadi orang yang cuek. Kita lebih tahu fakta yang benar, ketimbang mereka yang hanya bisa bicara omong kosong.


Percaya Diri

Mempunyai kepercayaan diri yang kuat bisa menjadi salah satu jalan untuk menjadi orang yang cuek. Orang dengan kepercayaan diri yang tinggi punya pemikiran tersendiri sebab ilmunya pun lebih banyak dibanding dengan mereka yang hanya berbekal omongan saja.


Pilah dan Pilih Omongan orang

Saat mendengar orang lain berpendapat, hati-hatilah. Kalau memang pendapat orang itu tidak sesuai dengan diri sendiri, maka sebaiknya jangan terlalu didengarkan. Apalagi terlalu dimasukkan  ke hati sampai membebani pikiran.


Jangan Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang lain

Kita dilahirkan sebagai makhluk dengan keunikan dan keistimewaan sendiri. Kita dan orang lain diciptakan dengan perbedaan yang bermacam-macam. Maka dari itu alangkah baiknya jika kita tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sebaiknya bandingkanlah pencapaian diri kita dahulu dengan pencapaian yang sekarang agar lebih paham apakah sudah berkembang atau jalan di tempat.


Membandingkan diri sendiri dengan orang lain hanya akan menimbulkan iri hati, kemudian akan menggerus kepercayaan diri yang berakibat mudah baper. Jadi, sebaiknya sibuklah dengan kelebihan diri, tidak perlu sibuk dengan kelebihan orang.


Milikilah Prinsip yang Kuat

Punya prinsip yang kuat dan menancap dalam pikiran itu penting. Sebagian besar orang yang berprinsip kuat, tidak mudah goyah hanya dengan mendengar opini-opini orang disekitarnya. Sehingga dia punya pendapat pribadi dan tidak akan mudah baper.


Lakukan Hal-hal yang Bermanfaat

Tips menjadi orang yang cuek selanjutnya adalah kita melakukan banyak hal yang lebih bermanfaat. Dengan kita menjadi orang yang sibuk melakukan hal-hal bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kita tidak akan punya waktu untuk terlalu mendengar opini banyak orang. 



Sudahkah kalian melakukan hal-hal di atas?

Kalau belum, selamat mencoba. Semoga berhasil, ya.

Menyembuhkan Luka Batin dalam Diri Innerchild. Bagaimana caranya? Berapa lama prosesnya?


 

Beberapa waktu lalu topik tentang luka batin dan innerchild ramai diperbincangkan. Banyak yang sharing tentang ilmunya, banyak juga yang membagikan pengalamannya ketika mengobati luka innerchild.


Namun, sebenarnya apa, sih innerchild itu?

Mengutip dari website rsjdahm.kaltimprov.go.id dalam artikel yang berjudul “Apa Itu Inner Child?” disebutkan bahwa inner child adalah sifat kekanak-kanakan yang dimiliki pada diri seseorang. Inner child merupakan pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik.


Banyak orang yang membawa luka batin dalam diri inner childnya sampai dewasa. Hal itu terjadi karena mereka tidak tahu sehingga mereka tidak sadar dengan adanya luka batin tersebut. 


Jika luka batin itu belum sembuh sampai menjadi orang tua, maka bisa jadi anak-anak yang dilahirkan pun akan mengalami hal yang sama. Maka dari itu luka batin dalam diri inner child kita harus disembuhkan. 


Bagaimana caranya? 


Beberapa langkah untuk menyembuhkan luka batin yang pernah kulakukan beberapa tahun lalu:

  1. Menyadari

Ini adalah langkah awal untuk sembuh dari luka batin. Kita harus menyadari sepenuhnya bahwa kita punya luka batin yang masih belum sembuh dan perlu disembuhkan. Tidak boleh lagi denial atau abai jika kita ingin kehidupan berjalan lebih tenang, lebih enteng, dan lebih bahagia.


  1. Menerima

Setelah menyadari, kita harus belajar menerima. Menerima bahwa kita punya luka batin, menerima bahwa kondisi kita sedang tidak baik-baik saja, menerima bahwa sumber luka kita adalah orang-orang terdekat, dan menerima apapun kondisi kita saat ini.


 Menurut pengalamanku, proses ini memang agak lebih panjang dan lumayan sulit. Namun, kalau kita benar-benar ingin sembuh, ya harus mau belajar pelan-pelan. 


Dulu aku belajar menerima dengan banyak-banyak afirmasi dengan kalimat, “It’s OK aku punya luka batin yang belum sembuh. Tidak apa-apa saat ini aku tidak baik-baik saja.”


Awalnya memang ada perang batin sebagai bentuk penolakan, tetapi lama kelamaan bisa menerima sepenuh hati semua kondisi yang ada saat itu.


  1. Berhenti Menyalahkan

Salah satu sebab luka batin kita tetap bertahan dan sulit menerima kondisi kita adalah karena sikap selalu menyalahkan. Menyalahkan keadaan maupun menyalahkan orang lain.


Ya, hal itu wajar dan manusiawi, kok. Namun, kalau terus menerus menyalahkan, maka hidup kita tidak akan damai. Emosi kita pun sulit untuk stabil. Jadi, yuk belajar untuk berhenti meyalahkan keadaan maupun orang lain. Walaupun memang orang tersebut punya salah pada kita.


  1. Self Love

Self love adalah tindakan untuk mencintai diri sendiri dengan menghargai diri. Menurutku self love ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan juga meningkatkan kepercayaan diri.


Apa saja yang harus dilakukan untuk mencintai diri sendiri?


Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri. Mulailah dengan berhenti menjelekkan diri sendiri, kenali diri sedalam-dalamnya, lakukan kegiatan yang kita sukai, dan jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain yang jelas-jelas berbeda.


  1. Mencari Teman yang baik

Teman dan lingkungan mempunyai pengaruh yang cukup besar untuk kehidupan kita. Untuk itu penting sekali memilih pertemanan dan lingkungan yang baik, yang selalu membawa hal positif untuk kita.


Kalau perlu cari teman yang punya pengalaman menyembuhkan luka batin.


Berjuang untuk sembuh dari luka batin itu memang tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa. Bisa, kok kalau kita mau berusaha dan tidak lelah belajar. 


Lama waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk sembuh mungkin tidak sama. Tergantung seberapa besar lukanya dan seberapa keras usahanya. Yakin saja pasti akan sembuh atas izin Allah jika sudah berusaha.



Jumat, 28 Juni 2024

Kunyit Si Pereda Nyeri Haid yang Manjur

 

Sumber: lifestyle.kompas.com

Perempuan itu diciptakan unik dan istimewa dengan segala fitrahnya yang harus dijalani dengan penuh rasa syukur. Salah satunya fitrah untuk merasakan haid dengan segala sensasi yang dirasakan baik sebelum maupun di saat haid. 


Ada sebagian perempuan yang mengalami nyeri perut beberapa hari sebelum atau saat haid datang. Ada pula yang merasa berantakan mood-nya, sebagian yang lain merasa nafsu makannya meningkat, dan bermacam-macam tanda yang lain. 


Semua yang mengubah rasa itu pasti membuat kita tidak nyaman. Bagaimana tidak? Rasa nyeri di perut atau pegal di punggung pasti akan menghalangi kita beraktivitas secara normal seperti hari-hari biasanya. 


Akupun pernah melihat sendiri orang yang merasakan sakit hebat di perut dan katanya terasa panas juga sampai dia teriak-teriak kesakitan saat akan haid. Ada pula yang merasakan mual sebelum haid datang. Kalau aku sendiri tidak pasti. Kadang nyeri perut disertai punggung yang sangat pegal sebelum atau di saat haid. Kadang juga hanya nyeri perut saja yang terasa.


Kalau kalian sendiri bagaimana? Apakah sama denganku? Atau punya gejala lain di saat haid akan datang?


Nah, buat yang mengalami nyeri haid dan punggung pegal, aku punya solusinya. Resep ini sudah kucoba sendiri dan hasilnya alhamdulillah manjur.


Resep meredakan nyeri haid

  • Ambil satu jari telunjuk kunyit lalu parut atau iris tipis-tipis

  • Kalau kunyit diparut, maka air minum disiramkan sedikit demi sedikit lalu diperas. 


Kalau kunyitnya diiris tipis, maka rebus air dulu setengah gelas berukuran sedang. Setelah air mendidih, masukkan kunyit, rebus sebentar saja.

  • Setelah kunyit selesai diparut atau rebusan kunyit sudah agak dingin, beri madu sekucupnya. Lalu segera minum.

  • Jika kalian kurang suka dengan rasa kunyit, bisa juga ditambahkan asam jawa. Rebus asam jawa bersama air kunyit sebelum diberi madu.

  • Pakailah badanmu istirahat jika bisa. Jika tidak bisa, usahakan tubuh kalian dalam kondisi yang rileks.


Harus kunyit, ya? Kan sulit menghilangkan bekasnya.


Kunyit punya beberapa kandungan yang bermanfaat bagi tubuh kita. Salah satunya bernama kurkumin. Nah, kurkumin inilah yang bisa melemaskan kontraksi rahim sehingga nyeri di perut akan mereda atau hilang. 


Kunyit ini juga bisa membantu mengurangi masuknya aliran ion kalsium pada sel-sel apitel rahim dan juga mengurangi terjadinya produksi prostaglandin. Nah, loh, apa lagi ini?


Menurut sumber, prostaglandin adalah hormon yang bisa mengakibatkan rasa sakit.


Kalau untuk menghilangkan bekas kunyit pada tangan, gampang, kok. Setelah memeras ramuan kunyit, pakai tangan untuk mencuci dengan sabun cuci baju. Dijamin bekasnya langsung hilang. 


Cara lainnya lagi, setelah memeras kunyit, segera cuci tangan dengan sabun cuci piring. Kalau pakai cara ini harus diulang beberapa kali agar benar-benar bersih bekasnya.


Untuk wadah kunyit, usahakan cari yang bekasnya mudah dicuci. Kalau aku, lebih suka memakai piring kaca yang bening karena bekas kunyitnya tidak terlalu menempel. Sebaiknya hindari wadah berbahan alumunium karena dari beberapa kali pengalaman merebus kunyit dengan panci alumunium, bekasnya sangat sulit dihilangkan. Harus memakai penggosok panci yang kasar dan harus digosok dengan penuh tenaga.


Selamat mencoba. Semoga bisa membantu kalian yang mengalami hal sama denganku saat haid datang.



Sumber artkel tentang kunyit:

https://yankes.kemkes.go.id

Rabu, 26 Juni 2024

Ulasan Cerita Calon Arang by Pramoedya Ananta Toer

Foto: bukuprogresif.com


 Judul: Cerita Calon Arang

Penulis: Pramoedya Ananta Toer

Penerbit: Lentera Dipantara


Halaman: 94


Sinopsis


Buku ini menceritakan tentang seorang wanita bernama Calon Arang yang mempunyai ilmu hitam. Kehebatannya dalam dunia teluh sungguh tak tertandingi sehingga tidak ada orang yang tidak takut dengannya.


Kejahatannya semakin menjadi-jadi ketika dia marah. Banyak orang di kampungnya yang menjadi korban teluh mati bergelimpangan di jalan-jalan. Tidak hanya itu, bersama murid-muridnya, dia semakin memperluas teluhnya hingga ke kota. Bahkan dia berniat untuk meneluh Raja Erlangga, raja yang saat itu memerintah negara Daha (sekarang Kediri).


Raja Erlangga sangat sedih mendengar berita tentang keadaan rakyatnya. Dia mengutus prajuritnya untuk menangkap Calon Arang. Namun, kesaktian wanita tua itu nyatanya tidak bisa dikalahkan oleh prajurit.


Perbuatan dukun wanita bersama muridnya semakin menjadi-jadi. Raja Erlangga pun akhirnya meminta bantuan kepada Empu Baradah sebagai usaha untuk menghentikan teluh yang semakin merajalela membunuh rakyatnya.


Apakah Empu Baradah berhasil menghentikan perbuatan Calon Arang? Dengan cara apa Empu Baradah akan menghentikannya?


Baca, yuk bukunya.


Ulasan

Pak Pram menurutku tidak pernah gagal membuat karya, termasuk Cerita Calon Arang ini. Walaupun beliau menulis ulang cerita ini, rasanya ciri khas beliau tidak lantas hilang.


 Kali ini, karena berbentuk dongeng yang biasanya banyak dibaca anak-anak, maka gaya penulisan Pak Pram sangat berbeda dengan Bumi Manusia yang pernah aku baca. Beliau tidak menggunakan perumpamaan-perumpamaan. Justru cerita ini ditulisnya dengan bahasa yang jelas dan lugas. Namun, tetap dengan gaya bahasa khas beliau.


Namun, dongeng ini aku rasa kurang pas dibaca oleh anak-anak karena ada beberapa adegan pembunuhan, misalnya. Bahasan tentang teluh mungkin juga belum bisa dipahami oleh anak-anak.


Walaupun ini dongeng, beliau tetap menggambarkan karakter tokoh-tokohnya dengan jelas sehingga memudahkan pembaca untuk berimajinasi. 


Penggambaran setting tempat dan waktu pun memudahkan pembaca untuk larut dalam suasana yang mengerikan, mencekam, dan kadang menegangkan. Bagaimana tidak? Dalam cerita ini dijelaskan oleh Pak Pram mayat-mayat tergeletak dipinggir jalan begitu saja. Tidak ada keluarga atau masyarakat yang berani menguburkan saking takutnya dengan teluh Calon Arang.


Tidak seperti novelnya yang lain, buku ini termasuk tipis dengan jumlah halaman kurang dari 100 lembar. Pembaca tidak akan butuh waktu lama untuk menyelesaikannya. Bisa tamat dalam sekali duduk saja.


Hikmah yang Bisa Dipetik

Dalam cerita ini, sangat jelas pesan moral yang bisa dipetik. Bahwa kebaikan akan mengalahkan kejahatan meskipun butuh waktu, pengorbanan, dan juga strategi.


Calon Arang sebenarnya adalah penggambaran seorang ibu pada umumnya. Seorang ibu yang marah karena merasa banyak masyarakat yang menggunjingkan putrinya sehingga naluri ingin melindungi dan membela sang putri dengan kemampuan yang dia punya. Dalam cerita ini pun, digambarkan bahwa boleh jadi seorang wanita itu jahat kepada orang lain, tetapi jika sudah berhadapan dengan anak, dia akan menjadi wanita yang penuh kasih sayang.


Dari Raja Erlangga kita memperoleh hikmah bahwa setinggi-tingginya posisis kita, tetap saja kita adalah makhluk sosial. Makhluk yang membutuhkan orang lain untuk membantu urusan yang tidak mampu diselesaikan sendiri. Maka dari itu kita tetap harus bersikap baik dan bijak.


Kehidupan keluarga Empu Baradah setelah kepergian sang istri kemudian menikah lagi juga menarik untuk dilirik. Bagaimana si anak, Wedawati menyikapi ibu tirinya yang tidak menyukainya. Dia menunjukkan sikap yang bijak dengan diam, tidak melaporkan kepada sang Ayah, dan tidak pula berkoar kepada para tetangga. Cukup pergi menjauh dari orang yang tidak menyukainya walau berat meninggalkan rumah masa kecilnya.



Review Buku

Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1

  Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1 Poster Drakor Gyeongseong Creature Sumber: google.com   Cerita Singkat Gyeon...