Sabtu, 29 Juni 2024

Menyembuhkan Luka Batin dalam Diri Innerchild. Bagaimana caranya? Berapa lama prosesnya?


 

Beberapa waktu lalu topik tentang luka batin dan innerchild ramai diperbincangkan. Banyak yang sharing tentang ilmunya, banyak juga yang membagikan pengalamannya ketika mengobati luka innerchild.


Namun, sebenarnya apa, sih innerchild itu?

Mengutip dari website rsjdahm.kaltimprov.go.id dalam artikel yang berjudul “Apa Itu Inner Child?” disebutkan bahwa inner child adalah sifat kekanak-kanakan yang dimiliki pada diri seseorang. Inner child merupakan pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik.


Banyak orang yang membawa luka batin dalam diri inner childnya sampai dewasa. Hal itu terjadi karena mereka tidak tahu sehingga mereka tidak sadar dengan adanya luka batin tersebut. 


Jika luka batin itu belum sembuh sampai menjadi orang tua, maka bisa jadi anak-anak yang dilahirkan pun akan mengalami hal yang sama. Maka dari itu luka batin dalam diri inner child kita harus disembuhkan. 


Bagaimana caranya? 


Beberapa langkah untuk menyembuhkan luka batin yang pernah kulakukan beberapa tahun lalu:

  1. Menyadari

Ini adalah langkah awal untuk sembuh dari luka batin. Kita harus menyadari sepenuhnya bahwa kita punya luka batin yang masih belum sembuh dan perlu disembuhkan. Tidak boleh lagi denial atau abai jika kita ingin kehidupan berjalan lebih tenang, lebih enteng, dan lebih bahagia.


  1. Menerima

Setelah menyadari, kita harus belajar menerima. Menerima bahwa kita punya luka batin, menerima bahwa kondisi kita sedang tidak baik-baik saja, menerima bahwa sumber luka kita adalah orang-orang terdekat, dan menerima apapun kondisi kita saat ini.


 Menurut pengalamanku, proses ini memang agak lebih panjang dan lumayan sulit. Namun, kalau kita benar-benar ingin sembuh, ya harus mau belajar pelan-pelan. 


Dulu aku belajar menerima dengan banyak-banyak afirmasi dengan kalimat, “It’s OK aku punya luka batin yang belum sembuh. Tidak apa-apa saat ini aku tidak baik-baik saja.”


Awalnya memang ada perang batin sebagai bentuk penolakan, tetapi lama kelamaan bisa menerima sepenuh hati semua kondisi yang ada saat itu.


  1. Berhenti Menyalahkan

Salah satu sebab luka batin kita tetap bertahan dan sulit menerima kondisi kita adalah karena sikap selalu menyalahkan. Menyalahkan keadaan maupun menyalahkan orang lain.


Ya, hal itu wajar dan manusiawi, kok. Namun, kalau terus menerus menyalahkan, maka hidup kita tidak akan damai. Emosi kita pun sulit untuk stabil. Jadi, yuk belajar untuk berhenti meyalahkan keadaan maupun orang lain. Walaupun memang orang tersebut punya salah pada kita.


  1. Self Love

Self love adalah tindakan untuk mencintai diri sendiri dengan menghargai diri. Menurutku self love ini sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan juga meningkatkan kepercayaan diri.


Apa saja yang harus dilakukan untuk mencintai diri sendiri?


Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencintai diri sendiri. Mulailah dengan berhenti menjelekkan diri sendiri, kenali diri sedalam-dalamnya, lakukan kegiatan yang kita sukai, dan jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain yang jelas-jelas berbeda.


  1. Mencari Teman yang baik

Teman dan lingkungan mempunyai pengaruh yang cukup besar untuk kehidupan kita. Untuk itu penting sekali memilih pertemanan dan lingkungan yang baik, yang selalu membawa hal positif untuk kita.


Kalau perlu cari teman yang punya pengalaman menyembuhkan luka batin.


Berjuang untuk sembuh dari luka batin itu memang tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa. Bisa, kok kalau kita mau berusaha dan tidak lelah belajar. 


Lama waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk sembuh mungkin tidak sama. Tergantung seberapa besar lukanya dan seberapa keras usahanya. Yakin saja pasti akan sembuh atas izin Allah jika sudah berusaha.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Buku

Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1

  Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1 Poster Drakor Gyeongseong Creature Sumber: google.com   Cerita Singkat Gyeon...