Rabu, 05 Juni 2024

Trik Anti Stres untuk Emak yang Anaknya sedang Ujian Sekolah

Ilustrasi by ceritazha.blogspot.com

 Dua pekan ini, sedang musim anak-anak sekolah ujian akhir sebelum kenaikan kelas. Dua pekan pula telinga dipenuhi dengan suara-suara curhatan emak-emak yang sedang tegang bahkan sampai ada yang merasa stres ringan memikirkan anaknya bisa atau tidak menghadapi tes di sekolahnya. Banyak yang bilang, “Anaknya yang ujian, emaknya yang tegang.” 

Betul apa betul banget, Bu?


Banyak pula yang mengeluh bahwa anaknya tidak mau belajar dengan serius. Tetap bermain yang nomor satu padahal sedang ujian sebagai penentu nilai rapor. Apalagi yang anaknya sudah candu dengan yang namanya game, curhatan sang emak bisa lebih panjang dari emak-emak lainnya.


Dan curhatan mereka sempat membuatku berpikir bahwa apakah aku terlalu santai atau tidak normal? 


Beberapa tahun ke belakang, aku tidak pernah ambil pusing dan tidak pula merasa tegang ketika anak-anak sedang ujian sekolah. Terpenting untukku, mereka sudah berusaha belajar dan berusaha mengerjakan dengan jujur. Tentang bagaimana hasilnya nanti, berapa nilai yang akan tertera di rapor mereka, itu kuserahkan pada guru dan Allah saja.


Nah, setelah beberapa waktu merenungi kenapa bisa sesantai itu, sepertinya bisa kusimpulkan dan kutulis di sini triknya. Siapa tahu bisa membantu sesama emak.


4 Trik Agar Emak Tak Lagi Stres Ketika Anak sedang Ujian Sekolah


  1. Turunkan ekspektasi kepada anak. 

Mempunyai harapan baik untuk anak itu sangat normal dimiliki oleh orang tua. Bahkan harapan itu bisa menjadi doa yang akan kerap dilangitkan. Namun, ketika harapan itu sudah terlalu tinggi, maka hanya akan mengundang emosi negatif meledak dan stres jika tidak terpenuhi. Jadi, alangkah baiknya orang tua bisa melihat kemampuan sang anak sebelum melambungkan harapannya. Dan dengan sukarela serta dengan senang hati, jika harapannya terlalu tinggi, segera turunkan.


  1. Pahami isi otak anak

Menurut kajian dari dr. Aisyah Dahlan, otak anak perempuan dan laki-laki itu berbeda. Otak kanan dan otak kiri anak perempuan berkembang bersamaan sehingga memungkin untuk mereka bisa lebih fokus belajar. Sedangkan otak anak laki-laki hanya bagian kanan saja yang berkembang ketika usianya masih dibawah 18 tahun sehingga bermain adalah hal utama yang ada dipikiran mereka.


  1. Kenali Gaya Belajar Anak

Setiap anak punya keunikan masing-masing. Walaupun saudara kandung atau bahkan anak kembar sekalipun, mereka pasti punya keistimewaan sendiri-sendiri. Begitupula dengan gaya belajar yang dimiliki setiap anak tentu berbeda, maka sebagai orang tua sebaiknya mengetahui untuk memudahkan dalam membersamai mereka.


  1. Buat Kesepakatan Waktu Belajar

Ketika jadwal ujian sekolah sudah dibagikan, sesegera mungkin orang tua duduk bersama anak-anak untuk membuat kesepakatan jam belajar. Kesepakatan ini akan memudahkan orang tua untuk membatasi waktu bermain anak, sehingga tidak ada lagi kalimat, “Main terus, belajarnya kapan?”


Trik mana saja yang sudah pernah dilakukan, Mak?


Semoga bermanfaat jika ada yang masih bingung mencari solusi agar tidak stres ketika anak ujian sekolah. Dan semoga anak-anak yang sedang ujian sekolah mendapat hasil yang terbaik, juga membanggakan orang tua.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Buku

Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1

  Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1 Poster Drakor Gyeongseong Creature Sumber: google.com   Cerita Singkat Gyeon...