![]() |
| Sumber: www.jeyjingga.com |
Jihan Mawaddah, seorang wanita yang terlahir dan besar di Kota Malang. Dia menyukai dunia menulis sejak duduk di bangku SD, kemudian memulai menulis di blog saat duduk di SMP. Namun, ternyata untuk serius menekuni dunia blogging dia mulai pada tahun 2018 saat mengikuti event Oprec ODOP 7. Saat itu, motivasinya mengikuti event adalah mencari teman menulis setiap hari.
Saat mengikuti ODOP, dia bertekad untuk membeli domain, lalu fokus mengembangkan blognya sendiri. Sebelumnya, dia pernah menulis artikel di sebuah media, tetapi merasa tidak mendapatkan apa-apa. Penghasilannya hanya bisa ditarik ketika sudah mencapai jumlah tertentu saja. Sedangkan untuk mendapat penghasilan yang besar di media tersebut, artikel yang ditulis harus memperoleh banyak viewers. Nah, jika tidak? Ya, bisa kita bayangkan sendiri apa yang dihasilkan penulis.
Perjalanan Menjadi Bloger Profesional
Wanita dengan segala kesibukan dan talentanya, bukan tidak mungkin bisa menjadi orang yang sukses. Berstatus sebagai seorang istri dan juga ibu dari seorang putri, tidaklah mudah untuk membagi waktu serta tenaga agar bisa fokus mengembangkan blognya, tetapi tidak sampai melupakan keluarganya. Harus ada yang dikorbankan demi menggapai tujuan.
Seperti yang sudah diungkapkannya saat diminta sharing bagaimana cara membagi waktu antara menulis dan keluarga. Jihan mengatakan bahwa dia menulis ketika putrinya yang kala itu masih berusia 2 tahun sudah tidur lelap di malam hari. Padahal pada umumnya seorang ibu akan memanfaatkan waktu tersebut untuk ikut beristirahat.
Lain waktu, lain pula manajemen waktu yang harus diterapkan. Menurutnya, setelah resign dari kantor Kementerian Agama dan putrinya sudah menjadi anak sekolahan, dia memanfaatkan waktu paginya di jam kerja untuk berkarya.
Demi memperdalam ilmu tentang blogging dan menambah jam terbang, dulu dia rajin mengikuti kelas-kelas blog gratis juga beberapa kali kursus berbayar pun dilakoni. Kemudian untuk menambah portofolio, dia pun rajin mengikuti lomba-lomba blogging yang saat itu banyak digelar. Hasilnya? Sungguh luar biasa. Dia berhasil mendapatkan gelar juara tidak hanya sekali atau tiga kali, tetapi puluhan kali.
Ibu satu anak ini sungguh luar biasa. Dia mampu bertahan dan menaklukkan tantangan demi tantangan dalam proses perjalanannya menjadi bloger profesional. Sampai dia masuk di tahap mendapatkan banyak penawaran kerjasama dari merek-merek tertentu yang tentu saja menghasilkan cuan.
Nah, jika kalian ingin membaca dan menikmati karya seorang Jihan Mawaddah bisa berkunjung ke sini langsung. Artikel yang dia tulis sangat bermanfaat dan dijamin tidak akan bosan membacanya.
Tips Istikamah ala Jihan Mawaddah
Temukan big why.
Kenapa kita memilih menulis? Tujuan menulis kita itu apa? Hal ini sangat penting untuk kita pikirkan agar punya arah yang jelas. Setelah menemukan big why, jadikan pegangan agar kita tetap di jalur yang benar.
“Kalau kita nggak cukup termotivasi untuk mencapainya dan akhirnya nggak konsisten berarti tujuannya kurang mengena dan mungkin juga kurang kuat.” Begitu menurut wanita yang saat ini sedang mengemban amanah menjadi ketua ODOP 2024.
Tentukan Goals dan Timeline
Hal ini tidak kalah penting sebagai usaha kita untuk menentukan sejauh apa harus melangkah demi mencapai tujuan.
Menurut Jihan, tips agar istikamah lainnya adalah dengan menentukan goals jangka panjang dan jangka pendek.
Jangan lupa pula untuk menentukan timeline. Berapa lama harus mengejar goals jangka pendek, berapa lama pula harus berlari menyelesaikan goals jangka panjang. Tujuannya agar kita sampai di tujuan tepat pada waktunya dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.
Sangat menarik ketika mengulik tentang perjalanan seorang Jihan Mawaddah menjadi bloger profesional. Banyak insight yang bisa diambil dari ceritanya dan bisa pula di ATM (amati, tiru, dan modifikasi).
Salah satu insight yang bisa diperoleh dari cerita perjalanannya adalah tidak ada yang instan untuk menjadi seorang profesional yang mendapat kepercayaan pihak-pihak tertentu. Dan tentunya harus rela berkorban entah waktu ataupun materi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar