Setelah libur beberapa minggu perkuliahan, akhirnya sudah dimulai lagi ketahap pencarian telur merah. Wehehe … apakah itu?
Sabaar. Simak pelan-pelan.
Setelah menemukan 5 aktivitas yang kubisa dan suka, kini saatnya menelisik lebih dalam. Sungguh ternyata tidak segampang ketika mendengarkan arahan dari magika dan kunang-kunang. Harus ekstra sabar serta fokus mengamati diri sendiri.
5 aktivitas yang masuk ke kuadran bisa dan suka bisa dibaca dipostingan sebelumnya.
Butuh penguatan kepada diri sendiri bahwa ketika aku berbeda dengan kebanyakan orang, itu tidak apa-apa. Masing-masing diciptakan dengan keunikan sendiri-sendiri. Pun ketika aku ternyata melakukan kesalahan, itu hal wajar. Kesalahan bisa menjadi sebuah pelajaran berharga agar kedepan tidak akan terperosok ke kubangan yang sama.
Ditahap ini, aku harus memilah ketrampilan apa saja yang dapat mendukung kegiatan dikuadran bisa dan suka. Sebenarnya banyak ketrampilan yang aku temukan, tapi akhirnya harus sangat dipilih berdasarkan skala prioritas kebutuhan.
Setelahnya, masih harus membagi aktivitas tersebut kedalam 4 kuadran, yaitu
Penting-mendesak
Penting-tidak mendesak
Tidak penting-mendesak
Tidak penting-tidak mendesak
Nah looo … puyeng nggak tu?
Sejujurnya yaa lumayanlah. Harus banyak bertanya kepada diri sendiri. Ah, memahami diri sendiri itu enggak gampang juga ternyata.
Tahapnya belum selesai sampai di 4 kuadran dong. Masih ada satu lagi, yaitu memilih aktivitas dari kuadran tersebut menjadi telur merah yang nantinya selama 6 bulan ke depan akan dipelajari lebih dalam. Demi menemukan potensi luar biasa dari diri sendiri agar bermanfaat tidak hanya untuk diri, tapi untuk orang lain juga.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#telurmerah
#lacakkekuatanmu
#jurnalmaintelurmerah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar