![]() |
| Sumber:insertlive.com |
Sinopsis
Menjadi pembelot dari Korea Utara bersama ibunya di Tiongkok, ruang gerak Loh Kiwan sangat terbatas. Dia tidak bisa bekerja dengan tenang sehingga ibunyalah yang bekerja.
Setelah ibunya meninggal, Loh Kiwan memutuskan untuk bertahan hidup di Belgia atas bantuan sang paman. Sesampainya di sana, tidak serta merta Loh Kiwan hidup lebih tenang. Dia masih harus berjuang demi mendapatkan status sebagai pengungsi.
Selama bertahan hidup, dia hanya bisa mencari uang dengan mengumpulkan sampah plastik. Tidurpun bukan ditempat yang layak. Dia tidur di toilet umum lalu berpindah ke tempat loundry yang mengakibatkan dompetnya hilang.
Kejadian itu rupanya membawa Loh Kiwan mengenal seorang wanita bernama Marie yang hidupnya juga diliputi masalah. Mulai dari masalah dengan ayahnya hingga masalah dengan pemilik tempat perjudian.
Ulasan
Mengisahkan tentang perjuangan pembelot dari Korea Utara yang berjuang untuk mendapatkan status pengungsi di Belgia. Film yang dibintangi aktor Song Jong Ki ini cukup menarik untuk diikuti. Di awal film, sutradara Kim Hee Jin berhasil membawa penonton merasa prihatin dengan kehidupan Loh Kiwan. Tidak hanya alur ceritanya, tetapi mimik muka Song Jong Ki serta penampilannya pun sangat mendukung untuk dikasihani.
Ketika dia sudah berpindah ke Belgia perasaan penonton lebih diaduk-aduk lagi. Menyaksikan perjuangan Kiwan untuk mendapatkan suaka, lalu sempat dihianati seorang teman baru di tempat kerjanya membuat lebih prihatin sekaligus geram. Padahal Kiwan baru saja merasakan hidup layak dan tenang karena sudah bisa bekerja dan mendapat kontrakan.
Dipertengahan, kisah Loh Kiwan sedikit terpecah fokus karena diselingi dengan cerita Marie (Choi Sung Eun) dan pemilik tempat judi. Agaknya korelasi antara cerita hidup Kiwan dan kisah Marie bersama pemilik perjudian itu masih terasa kurang digali dan terlalu singkat.
Kejutan terjadi di akhir film ini. Tujuan hidup Kiwan rupanya sudah bergeser menjadi mengejar cinta. Namun, sayang sekali kisah romansa Kiwan terasa agak dipaksakan untuk menjadi penutup film ini.
Namun, secara keseluruhan, film ini membuat kita tahu bagaimana kisah mereka yang bukan penduduk resmi suatu negara. Bagaimana perjuangan mereka untuk mendapatkan suaka. Keras sekali kehidupan mereka.
Pesan Moral
Sesulit apapun kehidupan kita, tetaplah berusaha menjadi orang yang baik dan jujur. Tetap mau menolong sesama manusia karena kebaikan kita akan diganti dengan kemudahan satu hari nanti. Sebisa mungkin hindari kejahatan dan orang-orang yang berpotensi akan menyeret kepada kejahatan.
Seberat apapun perjuangan untuk menggapai tujuan, tetaplah berjuang dan jangan berputus asa. Sebisa mungkin untuk bertahan sampai menemukan titik terang.
Kasih sayang orang tua begitu besar walaupun sudah berkali-kali disakiti sang anak. Buktinya ketika anak membutuhkan bantuan, pasti akan menjadi garda terdepan. Secepat mungkin segera bergerak untuk memberikan yang terbaik.
Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, sampai saat ini, film ini masih bisa menjadi rekomendasi pengisi waktu luang kalian. Terutama bagi yang tidak suka tontonan yang berdurasi panjang atau terdiri dari banyak part.
Selamat menonton bagi kalian yang penasaran dengan kisah perjuangan Loh Kiwan.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar