Sabtu, 08 Juni 2024

Review Drakor Queen of Tears




Cerita Singkat

Queen of Tears, drama Korea yang masih hangat diperbincangkan hingga saat ini. Padahal seriesnya sudah tamat dari beberapa waktu yang lalu, tapi rupanya banyak penonton yang masih gagal move on. 


Dibintangi oleh aktor yang bayarannya paling tinggi di sana, Kim Soo Hyun dan aktris cantik Kim Jiwoon, drama ini sukses menguras air mata penonton. Mengisahkan tentang problematika rumah tangga Baek Hyun Woo (Kim Soo Hyun) bersama Hong Hae In (Kim Jiwoon) serta perebutan harta dan kekuasaan Queens grup.


Cerita diawali dengan pertemuan Baek Hyun Woo yang menjadi tim pengacara perusahaan Queens dengan pegawai magang, Hong Hae In yang tidak bisa menggunakan mesin fotokopi. Seringnya pertemuan mereka, ternyata mampu menumbuhkan perasaan cinta di hati keduanya. Sampai akhirnya mereka menjadi pasangan suami istri yang bahagia dengan kabar kehamilan Hong Hae In.


Tidak lama berselang, kebahagiaan mereka berubah menjadi konflik rumah tangga yang rumit. Berawal dari keguguran Hae In yang membuat rumah tangganya renggang. Dibumbui dengan sikap mertua Hyun Woo yang kadang merendahkannya. Hal itu menjadikan Hyun Woo merasa tersiksa hingga akhirnya dia memutuskan untuk membuat surat perceraian.


Dilema dirasakan Hyun Woo ketika Hae In mengabarkan bahwa dirinya sakit. Apalagi waktu hidupnya diprediksi hanya tinggal 3 bulan lagi. 


Konflik semakin meruncing ketika Hae In berhasil melewati operasinya, tetapi dia harus kehilangan banyak memorinya. Sementara itu, Yoon Eun Sung (Park Sung Hoon) berhasil memengaruhi Hae In agar membenci Hyun Woo. Dan Moh Seul Hee, ibu kandung Eun Sung berhasil mewujudkan keinginannya untuk menguasai harta keluarga Queens.


Di sinilah perjuangan Hyun Woo dan Bibi Beom Ja semakin keras. Demi mengembalikan pada keadaan semula.


Review

Drama ini memang bukan kaleng-kaleng kalau dilihat dari pemainnya. Durasi waktu pembuatannya pun kabarnya sampai satu tahun lamanya.


Akting dari kedua tokoh utama drama ini memang sudah tidak diragukan lagi. Mereka berhasil membawakan karakter dalam cerita ini sampai-sampai penonton sulit untuk move on. Akting pemain yang lain pun juga tidak kalah menarik sampai banyak yang bersyukur ketika Eun Sung dan ibunya kalah.


Dari semua karakter yang ada, karakter Bibi Beom Ja-lah yang paling menarik. Dia memang tergolong selalu barbar, tetapi instingnya terhadap orang yang berkelakuan jahat lebih kuat dibanding yang lainnya. Dan meskipun sikapnya kurang disukai sang ayah, dia tidak pernah menaruh dendam atau benci pada ayahnya. Kasih sayangnya tetap besar. 


Yang mengejutkan di drama ini adalah munculnya pengacara Vincenzo Cassano (Song Jong Ki) yang berperan menjadi pengacara Hae In. Banyak yang berspekulasi bahwa kemunculan Song Jong Ki karena sutradara Queen of Tears sama dengan sutradara dari drakor Vincenzo.


Pesan Moral

Banyak sekali pesan moral yang bisa diambil dari drama ini. Mulai dari kisah rumah tangga Hyun Woo dan Hae In, sampai gaya pengasuhan dari orang tua Hae In,Hyun Woo, dan Eun Sung. 


Dari pernikahan Hyun Woo dan Hae In

Diperlihatkan bahwa komunikasi antara pasangan itu harus dibangun dengan baik. Tujuannya agar tidak ada kesalahpahaman yang berakibat fatal. Aksi saling diam, menyimpan prasangka masing-masing justru akan memperkeruh kondisi rumah tangga. Jadi, mempermudah orang luar untuk masuk dan merusak sebuah rumah tangga.


Gaya pengasuhan orang tua

  • Gaya pengasuhan orang tua Hyun Woo yang positif, selalu hadir saat anak membutuhkan, dan penuh kasih sayang pada semua anaknya. Berhasil mendidik anak menjadi orang yang bertanggung jawab, jujur, perhatian, dan penuh kasih sayang pula.

  • Sedangkan gaya pengasuhan orang tua Hae In yang membedakan kasih sayang antara kedua anaknya. Menjadikan Hae In sebagai wanita yang dingin, mandiri, dan bertanggung jawab, tetapi dia tidak tahu bagaimana caranya menuangkan perasaannya. Sedangkan adiknya, So Cheol yang dimanja oleh sang ibu menjadi laki-laki yang baik, tetapi mudah sekali dikelabuhi dan tidak mandiri. Selalu mengandalkan orang-orang disekitarnya.

  • Dalam drama ini, yang paling menyesakkan sebenarnya adalah nasib Eun Sung. Dia tidak mendapat perhatian sang ibu sejak kecil. Ditinggalkan ibunya demi harta yang dikejar sehingga Eun Sung tumbuh tanpa kasih sayang orang tua. Alhasil dia menjadi orang yang ambisius, manipulatif dan obsesif. Menghalalkan segala cara demi mendapat cinta Hae In beserta hartanya. Tragisnya dia tidak mendapatkan keduanya, justru berondongan peluru yang didapat.


Sikap Bibi Beom Ja

Darinya kita bisa belajar alangkah baiknya jika tidak terlalu percaya kepada orang yang bukan keluarga sendiri. Meskipun orang tersebut sudah sangat dekat dengan keluarga kita. Apalagi kalau tidak terlalu tahu latar belakang orang tersebut.




Secara garis besar, Queen of Tears ini adalah drama dengan konflik yang masih relate dengan problem kehidupan di dunia nyata. Karakter yang ada pun banyak ditemui di lingkungan sekitar. 


Jadi, bagi yang belum menonton, bisa dimasukkan ke dalam daftar tunggu untuk menemani akhir pekan nanti. Jangan lupa siapkan tisu atau lap untuk air mata yang akan tumpah.





15 komentar:

  1. Sepakat Queen of Tears ini sebenarnya drama rumah tangga biasa tp dikemasnya dengan kompleksitas tinggi. Meskipun demikian masih relate

    BalasHapus
  2. Iyak bener, kak. Sampe sewa detektif segala kalo di QoT, ya. Walaupun detektifnya mayan kocak, sih

    BalasHapus
  3. Ah aku setuju sama komunikasi ini. Emang bener kunci rumah tangga yg baik itu ya komunikasi. Tp gemes bgt sama cerita drama ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali kak. Komunikasi positif wajib. Biar tidak ada gengsi diantara kita. Eh

      Hapus
  4. Queen Of Tears Drakor bikin gagal move on apalagi sama pesan yang disampaikan ya walaupun banyak cobaan tapi kalo kuncinya ketemu baik Segede gimana cobaannya pasti bisa dilewati bareng²

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, kakak. Cari kunci barengan biar lebih enteng nyarinya ya

      Hapus
    2. Yes, kakak. Cari kunci barengan biar lebih enteng nyarinya ya

      Hapus
  5. Belum pernah nonton. Tapi setelah membaca review ini jadi pengin nonton :")

    BalasHapus
  6. huwaa tida menyangka bakalan ada yang review QOT. Kalo aku pribadi, ambil pesan moralnya adalah jan gengsian jadi orang, selagi bisa komunikasi 2 arah lakukan biar ndak salah paham mulu TT_TT

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa, gemes ya sama si gengsian ini.hmmm..

      Hapus
  7. Dramanya bikin gagal moveon. Banyak hal yang bisa dipelajari. Diantaranya hubungan suami istri benar-benar saling terbuka. Menyatakan dan menyertakan tiap perasaan antar keduanya itu utama. Yang sudah menikah jangan tertutup ya walaupun alasannya untuk menjaga kenyaman salah diantaranya, yang takutnya timbul malah kesalah pahaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju kak. Keterbukaan adalah kunci langgeng

      Hapus
  8. Aku belum pernah nonton sih, tapi baca ini bisa ambil pelajaran berharganya. Komunikasi ternyata salah satu kunci utamanya.

    BalasHapus

Review Buku

Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1

  Review Drakor Akhir Tahun 2023: Gyeongseong Creature Season 1 Poster Drakor Gyeongseong Creature Sumber: google.com   Cerita Singkat Gyeon...